Terra Nova: one of The Most Boring Series

by Lady Javabraun

Apakah kalian tahu serial Terra Nova? Serial terbaru di Fox Asia yang premiere tayang pada akhir bulan oktober lalu. Lebih dari dua bulan film itu running, namun sama sekali tidak ada ketertarikan bagiku untuk berlama-lama menontonnya. Cukup 1,5 menit saja.

Dari awal film ini di promosikan, aku tidak ada selera sama sekali. Entahlah … mungkin era film tentang dinosaurus telah lama berlalu. Aku bahkan tidak menonton Jurrasic Park 2 di bioskop. Aku sempat menontonnya di TV nasional dan aku bersyukur tidak membuang uangku karena aku hanya tahan ½ jam.

Kini mereka membuatnya lagi dalam bentuk serial dan melemparkannya ke pasaran dengan tagline : the most expensive series .. So What?

Apakah karena film itu berbiaya mahal maka kami harus menonton dan menyukainya? Apakah mereka merasa kami punya hutang karena biaya mahal yang mereka keluarkan?

Aku pikir mereka terlalu pintar untuk mengumbar kata-kata itu. The most expensive series aka if you don’t watch, we loose ..

Selain cara pemasaran yang terkesan mengintimidasi, sekedar masukan kepada para pembuat film: Sisakan misteri. Fokuslah pada fiksi di dalam karya film-mu.

Jangan terlalu mengumbar informasi di ‘behind the scene’-mu.

Yang aku lihat di Terra Nova adalah, mereka terlalu membiarkan penonton mengetahui cara film itu di buat; set lokasi yang tidak sedramatis di film, tentang profile aktor-aktornya, tentang kerja keras para kru film …

Aku menghargai para pekerja keras but, come on .. sebagai penonton .. I dont care.

Informasi berlebihan suatu ‘produk’ tanpa mengetahui respon pasar adalah buruk. Tidak akan mengundang rasa penasaran tapi malah membuat eneg. Apalagi ini tentang fiksi. Fiksi akan rusak oleh realita yang membosankan. Pisahkan keduanya! – kecuali mereka ingin membuat film dokumenter atau film based on true story.

Dan walhasil, ketika menonton serial ini, aku jadi sibuk memikirkan di mana kamera itu ditempatkan. Tumbuhan sebelah mana yang asli dan mana yang rekayasa digital ? Apakah aku menonton behind the scene-nya ketika adegan ini di buat?

Lalu di manakah kelezatan sensasi menikmati suatu karya fiksi? Dan mereka mengemasnya dalam suatu drama keluarga; adegan yang manis antara orang tua dan anak; dialog bijak tentang kemanusiaan.

Oh, Noo..

the most expensive series .. the most boring series ..

Mungkin mereka tidak ingin membuang sisa-sisa teknologi dari pembuatan film Jurassic Park jadi di buatlah film ini.

Dan aktor-aktornya? Ya ya mereka cantik, mereka tampan, tapi itu memperburuk penilaianku pada film ini.

Kecantikan dan ketampanan para aktor tidak selamanya menarik penonton. Apalagi jika akting mereka pas-pasan dengan naskah yang tipikal alias biasa-biasa saja alias mudah di tebak.

sedikit saran : Tambahkan humor, masukkan bintang hollywood kelas A, dan mengandalkan satu orang kapten untuk menemukan ‘dunia baru’ yang diperankan oleh aktor yang tidak terlalu populer yang pernah menjadi tokoh antagonis dalam film Avatar sangat tidak sepadan dengan harga mahalnya film ini.

I’d rather watch Enlightened or Dirty Soap!